Kamis, 12 September 2019

Jum at, 13 September 2019
TM 3 ST 1


RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN

Hari/Tanggal    :  Jum at, 13 September 2019
Tema 3            : Tokoh dan Penemuan
Sub Tema 1     : Penemu yang Mengubah Dunia
Pembelajaran  : 3 (TIGA)
Muatan PB      : Bahasa Indonesia, IPA

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia





 
 Perhatikan teks berikut !

Antonio Meucci, Pria Italia Penemu Telepon
            Telepon merupakan alat komunikasi yang paling banyak digunakan pada zaman sekarang. Kegunaannya untuk menyampaikan pesan suara ataupun pesan teks kepada penerima pesan di tempat yang berbeda atau jarak jauh. Sebelum mengenal telepon, orang lebih banyak menggunaka mesin telegraf untuk mengirim pesan. Namun, ketika telepon sudah ditemukan, telegraf mulai ditinggalkan.
            Dialah Antonio Santi Giuseppe Meucci, seorang penemu berkebangsaan Italia yang berhasil menemukan telepon. Imigran dari Firenze (Florence), italia ini menciptakan telepon pada tahun 1849. Antonio Meucci lahir di San Frediano, pada tanggal 13 April 1808. Pada tahun 1850, Meucci pindah ke Saten Island, New York. Pada saat itu Meucci sakit dan memerlukan banyak uang untuk berobat, sehingga istrinya terpaksa menjual beberapa alat-alat ciptaannya seharga enam dolar untuk biaya pengobatan. Setelah sembuh, Meucci bekerja keras siang dan malam untuk kembali membuat alat-alat ciptaannya.
            Banyak orang yang mengira bahwa penemu telepon adalah Alexander Graham Bell, tetapi sebenarnya penemu telepon yang asli adalah Antonio Meucci. Oleh karena ada kesalahpahaman tersebut, maka diadakanlah Kongres Amerika. Pada tahun 2002, kongres Amerika Serikat menetapkan Antonio Meucci sebagai penemu telepon. Pada September 2001, Meucci dengan resmi diterima sebagai pencipta telepon oleh kongres Amerika. Meucci telah menciptakan telepon pada tahun 1849, sedangkan Alexander Graham Bell membuat telepon pertama di Boston tahun 1876.

·        Tentukan bagian pernyataan umum, deretan penjelas dan penutup dari teks di atas !



Rangkuman Materi IPA
Membuat Rangkaian Listrik Seri
Rangkaian seri merupakan salah satu contoh rangkaian listrik tertutup. Pada rangkaian listrik seri, alat listrik disusun secara seri (berderet) atau tidak bercabang. Pada rangkaian  seri, jika salah satu lampu padam, lampu lainnya akan ikut padam karena arus listrik terputus.


               1.      Siapkan bahan dan alat untuk membuat rangkain listrik seri
               2.      Amati  kembali gambar rangkaian seri pada lampu.
               3.      Gambarlah rencana rangkaian lampu seri yang akan kamu buat.
               4.      Cermati panduan keselamatan kerja berikut sebelum kamu memulai percobaan!

Panduan Keselamatan Kerja
      a.      Pastikan semua bahan dalam kondisi baik (baterai tidak berkarat atau bocor).
      b.      Pastikan tangan bersih dan kering saat melakukan percobaan.
      c.       Berhati-hati saat menggunakan benda tajam (gunting).
      d.      Gunakan alat dan bahan dengan semestinya.

Setelah membuat rangkainan listrik seri, sekarang kamu akan menguji model lampu yang telah dibuat.
Cermati pertanyaan berikut!
      1.      Apakah lampu pada rangkaian menyala dengan baik?
      2.      Jika ya, bandingkan terangnya lampu pada rangkaianmu dengan lampu
      milik teman yang lain! Analisis penyebab perbedaan tersebut!
      3.      Jika lampu tidak menyala, bandingkan rangkaian lampumu dengan rangkaian
      milik teman yang menyala! Temukan kesalahannya dan perbaiki!
      4.      Jika lampu mudah putus, amati jumlah baterai yang digunakan! Temukan permasalahannya!


Rabu, 11 September 2019

Kamis, 12 September 2019
TM 3 ST 1



MATERI AJAR

Hari/ Tanggal              : Kamis, 12 September 2019
Tema                          : 3 (Tokoh dan Penemuan)
Subtema                     : 1 ( Penemu Yang Mengubah Dunia)
PB                              :  2 (dua)
Muatan PB                 : PPKn  dan SBDP

PKn

Pengertian Hak & Kewajiban
Hak adalah segala sesuatu yang semestinya kita peroleh dari orang lain.
Kewajiban adalah segala sesuatu yang semestinya kita berikan kepada orang lain guna menghormati hak orang lain.
Dalam pelaksanaanya hak dan kewajiban harus dijalankan dengan seimbang, hal ini bertujuan agar terjadi ikatan kesinambungan antar individu yang satu dengan individu yang lain, sehingga akan terciptanya hubungan timbal balik yang positif dan terwujudnya keselarasan yang harmonis antar umat manusia, disisi yang lain hal ini juga dapat memicu terciptanya persatuan dan kesatuan ditengah – tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Contoh Hak di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat
(Lingkungan Keluarga)
a.   Mendapatkan kasih sayang dari anggota keluarga.
b.   Menerima nafkah baik dengan bentuk sandang, pangan, maupun papan.
c.   Terhindar dari kekerasan rumah tangga.

(Lingkungan Sekolah)
a.  Mendapatkan pengajaran yang baik dan beretika.
b. Terhindar dari perilaku yang tidak menyenangkan seperti bullying.
c.  Mendapatkan penghormatan baik sebagai guru maupun murid.

(Lingkungan Masyarakat)
a.       Mendapat kebebasan dalam menentukan kepercayaan dan tata cara beribadah.
b.      Mendapatkan haknya dalam menyampaikan pendapat.
c.       Mendapat hak untuk senantiasa dihormati layaknya manusia pada umumnya.

Contoh Kewajiban di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat
(Lingkungan Keluarga)
a.       Mentaati peraturan yang berlaku di Keluarga.
b.      Menghormati hak setiap anggota keluarga.
c.       Memuliakan dan menghargai kedua orangtua.

(Lingkungan Sekolah)
a.          Mengikuti pembelajaran sesuai dengan etika dan peraturan yang berlaku.
b.         Menghormati setiap komponen sekolah baik antar sesama murid, pengurus kebun, penjual kantin, hingga guru.
c.          Menjalankan kewajiban piket maupun mengerjakan tugas rumah sebaik mungkin.

(Lingkungan Masyarakat)
a.          Memberikan kebebasan kepada orang lain untuk memeluk keyakinan dan cara beribadahnya.
b.         Menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik mungkin.
c.          Saling menjaga keamanan dan ketentraman.
d.         Kewajiban menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
e.         Kewajiban menghormati orang lain.
f.           Kewajiban patuh terhadap peraturan yang berlaku di masyarakat.
g.          Kewajiban selalu menjaga kebersihan di lingkungan masyarakat.


SBDP

Unsur – unsur melodi yang baik itu apabila Interval nadanya dapat dijangkau penyanyi atau alat musik. Interval Nada adalah Jarak antar satu nada dengan nada lain. Interval nada ada yang bernilai 1 dan ada pula yang bernilai setengah. Untuk interval nada mayor memiliki interval 1- 1 - 1/2 - 1 - 1 - 1 - 1/2 ini berlaku apabila masih normal menggunakan nada do = C yaitu urutan Nadanya C - D - E - F - G - A - B - C. Lebih jelasnya anda bisa memperhatikan gambar berikut ini :

Kita juga bisa melihat interval Nada dengan menggunakan not balok.Kita akan melihat posisi nada pada garis Paranada. Bagaimana jika nada dimulai pada C Mayor dan bagaimana jika Nada dimulai dari D mayor. Jika dimulai dari D Mayor, maka Gambar Not Balok nada D dimulai dari Garis pertama ParaNada. kemudia spasi 1, Garis ke-2 Spasi dan seterusnya yang sudah saya terangkan dalam artikel Notasi angka dan Notasi Balok (Jenis Notasi Musik). Untuk itu sebagai bahan perbandingan dari contoh Tangga Nada D Mayor dengan Tangga Nada C Mayor dengan interval 1 - 1 - 1/2 - 1 - 1 - 1 - 1/2. bisa memperhatikan gambar berikut:



Selasa, 10 September 2019

Rabu, 11 September 2019
TM 3 ST 1

MATERI AJAR

Hari/ Tanggal             : Rabu, 11 September 2019
Tema                         : 3 (Tokoh dan Penemuan)
Subtema                    : 1 ( Penemu Yang Mengubah Dunia)
PB                            : 1 (Satu)
Muatan PB                : IPA dan IPS


Muatan IPA


A. Arus Listrik
Arus listrik adalah aliran muatan listrik pada rangkaian tertutup yang mengalir dari tempat yang berpotensial tinggi ke tempat yang berpotensial rendah. Tempat yang berpotensial tinggi disebut kutub positif dan tempat berpotensial rendah disebut kutub negatif.
Perbedaan potensial antara kutub negatif dan kutub positif disebut tegangan listrik atau potensial listrik. Satuan tegangan listrik adalah volt yang diukur menggunakan alat voltmeter. Alat pengukur yang merupakan penggabungan dari amperemeter, voltmeter, dan ohmmeter disebut avometer atau multimeter.
B. Rangkaian Listrik
Rangkaian listrik adalah suatu hubungan sumber listrik dengan alat-alat listrik lainnya yang mempunyai fungsi-fungsi tertentu. Contoh alat-alat listrik yang sering digunakan dalam rangkaian listrik sederhana adalah sakelar dan lampu. Sakelar adalah alat listrik yang berfungsi menghubungkan dan memutuskan arus listrik.
 Berdasarkan mengalir tidaknya arus, rangkaian listrik dibagi menjadi dua macam:
1. Rangkaian Terbuka: susunan alat-alat listrik yang terputus sehingga arus listrik tidak mengalir.
2. Rangkaian Tertutup: susunan alat-alat listrik yang menyebabkan arus mengalir. 


gambar 1 sumber: www.google.com

gambar 1(a) menunjukan rangkaian terbuka yang mengakibatkan arus tidak mengalir dan lampu mati
gambar 1(b) menunjukan rangkaian tertutup yang mengakibatkan arus mengalir dan lampu menyala
Berdasarkan susunan hubungan alat-alat listrik maka rangkaian listrik tersusun dengan tiga cara, yaitu rangkaian seri, rangkaian paralel, dan rangkaian campuran.
1.    Rangkaian Seri

Rangkaian Seri: susunan alat-alat listrik yang dipasang secara berurutan atau tanpa adanya cabang.


gambar 2 sumber: www.google.com

gambar 2a menunjukan lampu yang dipasang seri
gambar 2a menunjukan baterai yang dipasang seri
- Keuntungan Rangkaian Seri: nyala lampu lebih terang
- Kerugian Rangkaian Seri: # baterai cepat habis (boros)
# jika satu lampu mati, yang lain ikut mati

2.    Rangkaian Paralel
Rangkaian paralel adalah rangkaian alat-alat listrik yang dihubungkan secara berjajar dengan satu atau beberapa cabang. Alat listrik yang dapat dirangkai secara paralel adalah lampu dan baterainya.
3.    Rangkaian Campuran
Rangkaian campuran adalah rangkaian perpaduan antara rangkaian seri dan parallel.
C. Konduktor dan Isolator
Benda yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik disebut konduktor, umumnya terbuat dari logam seperti tembaga, besi, alumunium, seng dan sebagainya. Sedangkan benda-benda penghantar arus listrik yang buruk disebut isolator, umumnya terbuat dari bahan bukan logam seperti plastik, kayu, udara, kertas, air dan sebagainya.
 D. Sumber-Sumber Listrik
Sumber listrik adalah alat listrik yang dapat menghasilkan arus listrik atau energy listrik. Beberapa sumber listrik yang sering digunakan di antaranya batu baterai, accumulator, dinamo dan generator.
1.    Batu baterai
Batu baterai atau baterai kering terdiri atas wadah seng yang berisi campuran selmiak, serbuk arang, batu kiwi serta batang karbon. Zat -zat kimia tersebut bereaksi sehingga wadah seng menjadi kutub negatif dan batang karbon menjadi kutub positif. Perbedaan tegangan antara kutub positif dan kutub negative sebanyak 1,5 volt.
Jika baterai kering dipakai, kekuatan listriknya akan semakin melemah yang akhirnya akan habis. Baterai ini tidak dapat digunakan lagi. Pada saat baterai kering digunakan terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik.
2.    Accumulator
Accumulator (aki) atau baterai basah terdiri atas lempengan logam timbal dan timbal peroksida yang dicelupkan ke dalam larutan asam sulfat. Di dalam accumulator, logam timbal dan timbal peroksida bereaksi dengan asam sulfat, sehingga hasil dari reaksi kimia itu lempengan logam timbal menjadi kutub negatif dan lempengan logam peroksida menjadi kutub positif. Perbedaan potensial antara kutub positif dan kutub negatif accu, di antaranya 2 volt, 4 volt, 6 volt, 8 volt, 10, volt, 12 volt, dan sebagainya.
Setelah accumulator digunakan beberapa lama, kemampuannya menghasilkan energi listrik semakin berkurang dan akhirnya habis. Kemampuannya dapat diperbaharui kembali dengan cara melakukan penyetruman. Caranya, kutub positif accu dihubungkan dengan kutub positif dan kutub negatif accu dihubungkan dengan kutub negatif sumber listrik searah lainnya. Pada saat accu digunakan terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik, sedangkan pada saat penyetruman terjadi perubahan energi listrik menjadi energi kimia.
3.    Dinamo dan generator
Dinamo sepeda terdiri atas kumparan yang ditempatkan di tengah medan magnet U. ketika kepala dinamo berputar, kumparan akan turut berputar. Perputaran kumparan di dalam medan magnet menghasilkan energi listrik. Jadi, dinamo mengubah energi gerak menjadi energi listrik.
Sumber listrik lainnya yang mengubah energi gerak menjadi energi listrik adalah generator. Untuk menghasilkan energi listrik yang lebih besar digunakan generator yang besar. Generator besar digerakkan oleh kincir besar atau turbin.
Turbin diputar dengan memanfaatkan tenaga air dari bendungan/dam. Tegangan listrik yang dihasilkan oleh PLTA sangat tinggi, yaitu sekitar 10.000 – 20.000 volt. Ketika dialirkan ke rumah-rumah tegangannya diturunkan menggunakan transformator atau trafo menjadi 110 – 220 volt. Tranformator atau trafo adalah alat listrik yang dapat menaikkan dan menurunkan tegangan listrik. Trafo yang dapat menaikkan tegangan listrik disebut trafo step up. Sedangkan trafo yang dapat menurunkan tegangan listrik disebut trafo step down.

E. Manfaat dan Bahaya Energi Listrik
1.            Manfaat Energi Listrik
·                     Energi listrik berubah menjadi energi kalor/panas, contohnya setrika listrik. Setrika listrik lebih mudah dipakai dibandingkan dengan setrika konvensional yang menggunakan arang yang dibakar.
·                     Energi listrik berubah menjadi energi cahaya, contohnya bola lampu atau lampu neon. Bandingkan betapa rumitnya jika kita menggunakan lampu petromak atau lampu minyak yang menggunakan bahan bakar minyak tanah. Pada lampu petromak terjadi perubahan energi kimia menjadi energi cahaya.
·                     Energi listrik menjadi energi gerak, contohnya kipas angin. Bandingkan jika kita menggunakan kipas, maka tenaga yang dibutuhkan lebih banyak dan terjadi perubahan energi kimia dari makanan menjadi energi gerak.
2.            Bahaya Energi Listrik
Di antara kerugian yang paling besar adalah hubungan singkat atau konsleting yang dapat mengakibatkan kebakaran. Pada saat kortsluiting, arus listrtik tidak mengalir melalui alat-alat listrik sehingga energi listrik diubah menjadi energi panas oleh kawat penghantar. Jika energi panas itu sangat besar maka kabel/kawat akan berpijar yang akhirnya menimbulkan kebakaran.
Untuk mencegah bahaya kebakaran atau kerusakan karena korsluiting maka digunakan sekering. Sekering terdiri atas seutas kawat logam timah hitam yang dibungkus dengan porselen atau kaca sebagai isolator.
F. Penghematan Energi
Cara untuk menghemat energi listrik di antaranya adalah:
1.    Menggunakan listrik seperlunya, misalnya pada saat menghidupkan televisi atau radio, kita tidak membiarkannya tetap hidup sementara kita sudah tidak menonton atau mendengarkan siaran radio.
2.    Menggunakan lampu dengan daya yang rendah sesuai dengan kebutuhan.
3.    Tidak terlalu sering menghidupkan dan mematikan alat listrik dengan daya tinggi, misalnya setrika.
4.    Tidak lupa mematikan lampu pada saat bangun pagi.


Muatan IPS


perubahan sosial budaya merupakan perubahan yang meliputi perilaku, sikap, nilai, dan tata krama kehiduapan masyarakat. Perubahan sosial budaya biasanya terjadi dari kehidupan tradisional ke kehidupan modern.
Salah satu penyebab terjadinya perubahan sosial adalah adanya penemuan baru dimasyarakat. Contohnya, sebelum ada listrik, manusia melakukan kegiatan sehari-harinya dengan cara tradisional atau sederhana. Sesudah  adanya listrik manusia melakukan aktivitasnya dengan lebih cepat dan cepat. Berkat penemuan listrik pula banyak kegiatan hidup manusia yang berubah seperti,cara memasak,belajar, bekerja lebih mudah dan cepat.
Contoh lain penemuan baru yang membawa perubahan sosial budaya dimasyarakat antara lain dibidang komunikasi (hp atau telephone), bidang transportasi ( mobil, motor, bus, kereta api, dll)
Banyak perubahan cara hidup dan prilaku manusia dngan kehadiran penemuan baru yaitu perubahan cara hidup dari tradisioanal ke modern sesuai dengan tuntutan zaman. Perubahan ini membuat manusia menjadi lebih mudah, cepat dan lebih baik. 

Senin, 09 September 2019

Selasa, 10 September 2019
TM 3 ST 1 PB 1


MATERI AJAR


Hari/ Tanggal             : Selasa, 10 September 2019
Tema                         : 3 (Tokoh dan Penemuan)
Subtema                  : 1 ( Penemu Yang Mengubah Dunia)
PB                            : 1 (Satu)
Muatan PB              : B.Indonesia

Muatan B. Indonesia

Mengidentifikasi Informasi Penting Dari Teks Eksplanasi

Teks ekspalansi merupakan teks yang berisi informasi tentang suatu hal atau fenomena yang terjadi dimasyarakat. Misalnya tentang budaya, gejala alam, dan proses terjadinya sesuatu. Seperti teks pada umumnya, kita dapat menemukan topik permasalahan dan simpulan dari teks eksplanasi.
Topik permasalahan dapat ditemukan pada kalimat utama dalam suatu paragraf. Selain itu kita juga dapat membuat simpulan dari sebuah teks eksplanasi. Kita dapat menuliskan simpulan dari sebuah teks eksplanasi dengan membaca keseluruhan isi teks.

Tujuan Teks Eksplanasi
Tujuan penulisan teks eksplanasi ialah untuk menjelaskan proses terciptanya sesuatu yang terjadi secara alamiahm, atau proses bekerjanya fenomena alam maupun sosial.
Struktur Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki struktur yang terdiri dari pernyataan umum, dilanjutkan dengan urutan sebab akibat dan diakhiri dengan interpretasi. Untuk leboh memahami lagi mengenai struktur tersebut silahkan simak uraian berikut ini.
  1. Pernyataan Umum, Berisi tentang penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas, bisa berupa pengenalan fenomena tersebut atau penjelasannya. Penjelasan umum yang dituliskan dalam teks ini berupa gambaran secara umum tentang apa, mengapa, dan bagaimana proses peristiwa alam tersebut bisa terjadi.
  2. Deretan Penjelas,Berisi tentang penjelasan proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi atau tercipta dan bisa terdiri lebih dari satu paragraf. Deretan penjelas mendeskripsikan dan merincikan penyebab dan akibat dari sebuah bencana alam yang terjadi.
  3. Interpretasi (Opsional), Teks penutup yang bersifat pilihan; bukan keharusan. Teks penutup yang dimaksud adalah, teks yang merupakan intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan penjelas. Opsionalnya dapat berupa tanggapan maupun mengambil kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam teks tersebut (Mahsun, 2013)
Ciri ciri Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki 3 ciri-ciri yang dapat memudahkan kita untuk membedakan antara teks eksplanasi dengan teks yang lainnya, berikut akan penjelasan ketiga ciri-ciri teks eksplanasi.
  1. Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, urutan sebab akibat dan interpretasi seperti yang telah dijelaskan diatas tadi.
  2. Memuat informasi berdasarkan fakta “faktual”.
  3. Faktualnya itu memuat informasi yang bersifat ilmiah atau keilmuan seperti sains dan yang lainnya.


Tugas !
Apa topik yang dibahas pada teks diatas?
Tuliskan kesimpulan dari teks diatas?

Pb. 5 Kelas 5B Rabu 22 Mei 2024 Tema 9 Subtema 3 Pembelajaran 5

Tema 9                       : Benda Benda Di Sekitar Kita Subtema 3                 :  Manusia dan Benda di Lingkungannya Pembelajaran     ...