Senin, 29 Januari 2024

Pb. 2 Hari : Selasa, 30 Januari 2024, Tematik, Tema 6 : Panas dan Perpindahannya, Subtema 3 : Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan, Pembelajaran : 2

Hari/tanggal               :  Selasa, 30 Januari 2024

Bidang Pelajaran        :  Tematik

Tema                            :  Panas dan Perpindahannya  (Tema 6)

Sub Tema                     :  Pengaruh Kalor  terhadap Kehidupan (Sub Tema 3)

Muatan Terpadu           :  Bahasa Indonesia, IPA, SBDP.

Pembelajaran               :  2


Assalamualaikum Wr Wb.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, kali ini melanjutkan pembelajaran terdahulu.

Sebelumnya simak terlebih dahulu video berikut !!!


A.   TUJUAN PEMBELAJARAN

1.       Dengan mencermati bacaan, siswa mampu menyebutkan kata kunci dari teks penjelasan secara tepat.

2.       Dengan menuliskan kembali isi teks bacaan, siswa mampu menyajikan hasil kesimpulan isi teks penjelasan secara mandiri.

3.       Dengan mengamati lingkungan sekitar dan mengisi tabel informasi, siswa mampu menjelaskan benda-benda yang dapat bersifat mempercepat dan menghambat perpindahan kalor secara tepat.

4.       Dengan membuat kliping, siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri gambar cerita secara tepat.


MATERI :

Suatu pagi, Lani bergegas memasuki ruang kelas dengan membawa sebuah kotak. Ia segera menemui Dayu, yang saat itu sudah ada di kelas. Di dalam kotak ini ada brosur yang menggambarkan bagian-bagian benda ini. Nanti kita lihat ya! Tetapi saya bawa sebuah artikel yang kurasa juga menarik untuk kita ketahui. Sejarah termos! Benda ini pun sebenarnya hampir sama dengan termos yang biasa kita pakai untuk menyimpan air panas.


Ayo Membaca
Sejarah Termos
Hampir semua keluarga memiliki termos dirumahnya. Termos memang sering digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan. Biasanya keluarga yang memiliki bayi yang memerlukan susu setiap saat, menggunakan termos untuk menyimpan air panas. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis. Benda ini dirancang berbentuk seperti kaca dengan bahan mengkilap yang dapat menyimpan cairan agar tetap memiliki suhu seperti semula. Dengan dinding dalam termos yang dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat. Panas yang dikeluarkan oleh air panas tadi, dapat ditahan oleh dinding dalam termos yang terbuat dari bahan mengkilap ini. Sehingga air panas di dalamnya akan tetap hangat hingga beberapa saat tergantung dari ketebalan dindingnya. Saat ini termos tidak hanya digunakan untuk menyimpan air panas, tetapi juga untuk menyimpan air dingin agar tetap dingin.
Sejarah Termos
Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat. Tetapi saat itu, untuk menjaga suhu minuman agar tetap hangat merupakan hal yang sulit dilakukan, terutama dalam kondisi cuaca yang dingin seperti di Eropa.

Karena kebutuhan inilah, James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. Botol hampa udara, merupakan wadah dari kaca berdinding ganda dengan ruang di antara dindingnya dikosongkan dan ditutup rapat untuk mencegah agar panas tidak menjalar. Sementara dinding sebelah dalam botol tersebut, dilapisi perak untuk mempertahankan panas. Botol hampa udara itulah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar dan penutup wol buatan mertuanya sampai sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.

Berdasarkan bacaan di atas, tuliskanlah hal-hal penting pada setiap paragraf dengan menggunakan kalimat lengkap. Tuliskanlah pada tabel berikut.

ParagrafInformasi Penting
Satu
  1. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis.
  2. Dengan dinding dalam termos yang dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat.
Dua
  1. Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar.
  2. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat.
Tiga
  1. James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos.
  2. Botol hampa udara buatan James Dewar sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.


Rangkailah kalimat-kalimat yang berisi informasi penting dari paragraf di atas menjadi sebuah tulisan satu paragraf yang menggambarkan isi dari bacaan di atas. Gunakan kalimat yang lengkap, kata-kata baku dan ejaan yang tepat.

Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung. Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.

Setelah itu, jawablah pertanyaan berikut ini. Tuliskan jawabanmu dengan menggunakan kalimat yang lengkap dan kata-kata yang baku!
  1. Apakah fungsi sebuah termos? Termos digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan.
  2. Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat termos pada masa itu? Bahan yang digunakan pada masa itu adalah botol hampa udara, merupakan wadah dari kaca berdinding ganda dengan ruang di antara dindingnya dikosongkan dan ditutup rapat.
  3. Gambarlah bagian-bagian termos sesuai bacaan di atas.
Thermos
  1. Apa saja benda di sekitarmu yang menggunaan prinsip yang hampir sama dengan termos? Selimut dan jaket.

Ayo Membaca

Penggunaan Benda Konduktor dan Isolator

Kamu sudah tahu, bahwa panas dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui konduksi, konveksi, dan radiasi. Ingat kembali, apa yang dimaksud dengan konduksi, konveksi, dan radiasi? Pikirkan bersama dalam kelompok kecil! Barang-barang dalam kehidupan sehari-hari banyak yang memanfaatkan sifat benda sebagai konduktor atau isolator. Benda apakah itu?
Benda Konduktor dan Isolator
Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaatkan sifat ini. Selimut memerangkap
udara. Udara adalah isolator, sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuhmu. Dengan demikian, badanmu tetap terasa hangat.
Terbuat dari apakah panci? Panci terbuat dari bahan logam, misalnya aluminium. Aluminium merupakan penghantar panas yang baik. Panci akan menghantarkan panas ke makanan yang dimasak. Pegangan panci terbuat dari plastik. Plastik merupakan isolator sehingga kamu tidak akan kepanasan ketika memegangnya.

Mesin mobil dan motor terbuat dari bahan yang dapat menghantarkan panas. Mesin memerlukan panas untuk memperoleh kinerja mesin yang ideal. Karena itu, mesin dibuat dari bahan konduktor sebagai penghantar panas. Dari uraian di atas, kamu sudah tahu mana bahan yang bersifat konduktor dan isolator. Selain selimut, dan panci, tentu kamu dengan mudah menjumpai penggunaan benda yang bersifat konduktor dan isolator dalam kehidupan sehari-hari.

Ayo Menulis
Berdasarkan bacaan di atas, tuliskan hal-hal yang kamu pahami dari setiap paragraf pada bacaan dalam sebuah kalimat. Kalimat-kalimat tersebut akan mewakili isi dari bacaan yang kamu baca. Tuliskan pada tempat yang telah disediakan.
Panas
Berdasarkan kalimat-kalimat yang mewakili isi bacaan yang telah kamu tulis, buatlah sebuah diagram yang akan menjelaskan pemahamanmu terhadap bacaan di atas. Gunakan diagram berikut untuk membantumu! Tuliskanlah kalimat-kalimat yang menjadi pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan, ke dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak tentu mewakili satu paragraf. Berilah keterangan hal-hal penting lain dalam paragraf yang mendukung pokok pikiran tersebut. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini.
Peta Pikiran
Ayo Mengamati
Amatilah benda-benda yang ada di sekolah dan rumahmu. Gunakan tabel berikut untuk mengidentifikasi sifat hantaran benda tersebut dan kegunaannya. Lalu buatlah kesimpulannya!
Nama Benda/Alat di
Sekolah
Sifat HantaranKegunaan
Bel ListrikKonduktorPenanda waktu masuk atau istirahat
Sarung tanganIsolatorMenjaga tangan tetap hangat
Thermos EsIsolatorMenjaga es tidak mencair
JaketIsolatorMenjaga badan tetap hangat
SolderKonduktorMenyambung/memasang komponen elektronik

Nama Benda/Alat di
Rumah
Sifat HantaranKegunaan
SetrikaKonduktorMerapikan baju
PanciKonduktorMemasak dan merebus air
ThermosIsolatorMenjaga air tetap panas
SpatulaIsolatorMengambil masakan dari wajan
SelimutIsolatorMenjaga badan tetap hangat

Kesimpulan :
Panas dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui konduksi, konveksi, dan radiasi. Ketiga cara perpindahan panas dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,
Ayo Mengamati
Perhatikanlah kembali gambar yang telah kamu buat sebelumnya, tentang gambar bagian-bagian termos berdasarkan bacaan yang kamu baca. Apakah gambarmu menyerupai gambar di bawah ini?

Menggambar dengan menggunakan keterangan yang dibaca, merupakan salah satu kegiatan menggambar cerita. Apakah gambar cerita itu?
Gambar cerita adalah gambar yang menceritakan suatu adegan atau peristiwa. Fungsi gambar cerita antara lain untuk:
  1. memperjelas alur atau isi cerita,
  2. memperjelas isi pesan dalam promosi suatu barang,
  3. menarik perhatian,
  4. menambah nilai artistik/ keindahan,
  5. sarana untuk mengungkapkan perasaan penggambarnya.

Gambar cerita sering juga ditemukan dalam buku cerita, majalah, dan buku pelajaran. Poster dan brosur juga sering disertai gambar cerita agar menarik. Petunjuk cara penggunaan barang pun sering dilengkapi dengan gambar cerita untuk membantu pengguna menggunakannya.

Ayo Berlatih
Perhatikanlah gambar cerita berikut ini! Lengkapilah keterangan sesuai gambar cerita yang ditampilkan. Di manakah kamu menemukan gambar cerita tersebut? Kesan apa yang kamu rasakan pada saat mengamati gambar ilustrasi tersebut?
Gambar Cerita
Bersama dengan teman sekelompok, buatlah sebuah kliping dengan mengumpulkan gambar-gambar cerita yang ada di berbagai media. Carilah gambar-gambar cerita yang ada pada buku pelajaran, buku cerita, koran, majalah, brosur, dan poster yang ada di sekitarmu. Berilah keterangan asal gambar cerita dan kesan yang kamu tangkap dari gambar tersebut seperti contoh di atas.

Berikut ini salah satu contohnya :
Gambar Cerita Kakek Bangau
Ayo Renungkan
  1. Apa saja keterampilan menurutmu yang diperlukan untuk memahami konsep-konsep pembelajaran hari ini?
  2. Konsep manakah yang ingin kamu dalami lebih lanjut?
  3. Bagaimana kamu memanfaatkan sumber informasi di sekitarmu?


SEKIAN TERIMAKASIH

Selasa, 23 Januari 2024

Pb. 1 Hari : Senin, 29 Januari 2024, Tematik, Tema 6 : Panas dan Perpindahannya, Subtema 3 : Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan, Pembelajaran : 1

Hari/tanggal               :  Senin, 29 Januari 2024

Bidang Pelajaran        :  Tematik

Tema                            :  Panas dan Perpindahannya  (Tema 6)

Sub Tema                     :  Pengaruh Kalor  terhadap Kehidupan (Sub Tema 3)

Muatan Terpadu           :  Bahasa Indonesia, IPA, SBDP.

Pembelajaran               :  1


Assalamualaikum Wr Wb.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, kali ini melanjutkan pembelajaran terdahulu.

Sebelumnya simak terlebih dahulu video berikut !!!


A.   TUJUAN PEMBELAJARAN

1.       • Dengan menggarisbawahi kata kunci, siswa mampu menyebutkan kata kunci dari teks penjelasan pada media secara tepat.

2.       • Dengan membuat diagram untuk menjelaskan pokok pikiran, siswa mampu m menyajikan hasil kesimpulan isi teks penjelasan pada media elektronik secara lisan dengan jelas.

3.       • Dengan melakukan kegiatan pengamatan, siswa mampu menjelaskan benda-benda yang dapat bersifat mempercepat dan menghambat perpindahan kalor secara benar.

MATERI :

Masih ingatkah kamu mengenai perpindahan panas atau kalor dengan cara konduksi? Konduksi adalah cara perpindahan panas melalui zat perantara seperti benda padat. Perpindahan panas dengan cara ini, memerlukan zat perantara yang membantunya mengalirkan panas dari sumber panas ke benda yang lain. Ingatlah bahwa panas mengalir dari tempat yang panas menuju tempat yang lebih dingin. Ada perantara panas yang dapat menghantarkan panas dengan baik, ada yang tidak.


Ayo Membaca
Bahan Konduktor dan Isolator
Di sekitarmu terdapat banyak benda dengan berbagai macam bahan. Pemilihan bahan didasarkan pada sifat yang dimiliki bahan tersebut. Misalnya, benda yang dapat menghantarkan panas dan benda yang tidak dapat menghantarkan panas. Ada benda yang mempunyai kemampuan menghantarkan panas dengan baik. Ada pula benda yang tidak dapat menghantarkan panas. Bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik disebut dengan konduktor. Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut dengan isolator. Sedangkan ada bahan yang sedikit dapat menghantarkan panas yang disebut dengan bahan semikonduktor.

Bahan konduktor yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, biasanya terbuat dari bahan logam. Panci, wajan penggorengan, dan beberapa peralatan masak di dapur terbuat dari logam. Jenis logam yang paling sering digunakan untuk membuat alat-alat tersebut antara lain besi, aluminium, dan tembaga. 
Konduktor dan Isolator
Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut isolator. Beberapa bahan yang termasuk sebagai isolator, antara lain adalah kayu, kain, dan plastik. Penggunaan bahan-bahan ini banyak sekali dijumpai di sekitar kita.

Penggunaan bahan konduktor dan isolator, dapat diterapkan secara bersamaan pada sebuah alat. Perhatikanlah gambar di bawah ini!
Bagian Bagian Panci
Panci yang biasa digunakan untuk memanaskan air ini terdiri atas bahan yang berbeda. Ada bahan yang berfungsi sebagai konduktor, ada yang berfungsi sebagai isolator. Pada gambar tersebut, terlihat bahwa penggunaan bahan isolator berguna untuk mencegah panas dari sumber panas dialirkan ke pengguna panci. Aliran panas berhenti pada bahan isolator karena bahan tersebut, tidak dapat mengalirkan panas secara konduksi dari sumber panas. Sehingga, penggunaan bahan isolator terutama untuk melindungi pemakai alat agar tidak kepanasan dan dapat menggunakan alat tersebut sebagaimana mestinya.

Ayo Menulis
Perhatikan dengan saksama bacaan di atas, dan kamu akan menemukan beberapa kata yang dicetak miring. Tuliskan kata-kata tersebut di dalam tabel berikut, lalu carilah artinya dengan menggunakan kamus. Buatlah paling sedikit dua kalimat dengan menggunakan kata-kata tersebut dengan menggunakan kalimat lengkap dan kata yang baku.
KataArtiKalimat
BahanBarang yang akan dibuat menjadi satu benda tertentu; bakal;Panci terbuat dari bahan aluminium
Bahan konduktor biasanya terbuat dari bahan logam. 
MenghantarMengirimkan (membawa) ke:Logam besi dapat menghntar panas dengan baik
Bahan isolator sulit menghantar panas.
KonduktorBenda atau bahan penghantar panas, arus listrik, atau suaraBeberapa contoh bahan yang bersifat konduktor antara lain besi, tembaga, baja, aluminium
Ada banyak bahan yang digolongkan ke dalam jenis konduktor.
IsolatorPenyekat atau pengisolasi Isolator merupakan jenis bahan yang memiliki sifat berlawanan dengan bahan konduktor.
Isolator bersifat tidak menghantarkan panas.
SemikonduktorBahan yang mempunyai daya hantar panas/listrik antara konduktor dan isolatorBahan semikonduktor bisa ditemukan pada berbagai komponen elektronika.
Bahan semikonduktor yang paling sering digunakan pada komponen elektronika adalah Germanium (Ge) dan Silikon (Si).
AlatBenda yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an)Isolator melindungi pemakai alat agar tidak kepanasan.
Panci, wajan, dan kompor termasuk alat-alat dapur.


Berdasarkan bacaan di atas, tentukan hal-hal penting dari setiap paragraf bacaan. Tuliskanlah dalam bentuk kalimat pada tabel berikut ini.

ParagrafParagraf
Satu
  1. Pemilihan bahan didasarkan pada sifat yang dimiliki bahan tersebut.
  2. Bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik disebut dengan konduktor.
  3. Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut dengan isolator.
  4. Bahan yang sedikit dapat menghantarkan panas yang disebut dengan bahan semikonduktor.
Dua
  1. Bahan konduktor yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, biasanya terbuat dari bahan logam.
  2. Jenis logam yang paling sering digunakan antara lain besi, aluminium, dan tembaga.
Tiga
  1. Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut isolator.
  2. Beberapa bahan yang termasuk sebagai isolator, antara lain adalah kayu, kain, dan plastik.
Empat
  1. Penggunaan bahan konduktor dan isolator, dapat diterapkan secara bersamaan pada sebuah alat
  2. Ada bahan yang berfungsi sebagai konduktor, ada yang berfungsi sebagai isolator.
  3. Penggunaan bahan isolator berguna untuk mencegah panas dari sumber panas.


Dengan menggunakan hal-hal penting yang kamu tuliskan dalam bentuk kalimat di atas, kamu dapat juga menjelaskan pemahamanmu terhadap bacaan. Gunakan diagram di bawah ini untuk menjelaskannya. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan dan tuliskanlah di dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak mewakili satu paragraf.

Konduktor

Di sekitar kita, terdapat banyak bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik dan ada juga yang tidak menghantarkan panas dengan baik.

Ayo Mengamati
Berdasarkan bacaan di atas, kamu tahu bahwa banyak benda di sekitar kita yang memiliki kemampuan menghantarkan panas yang berbeda. Bagaimana cara untuk mengetahui kemampuan menghantar sebuah benda? Berikut ini adalah kegiatan yang dapat kamu lakukan untuk menyelidiki kemampuan menghantarkan panas pada bahan yang berbeda-beda. Lakukanlah kegiatan ini di dalam kelompok. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan, lalu ikutilah langkah kegiatannya. Amati dan catat setiap perubahan yang terjadi.

Alat dan bahan:
1. Batang besi yang panjangnya lebih kurang 50 cm.
2. Batang tembaga panjang lebih kurang 50 cm.
3. Sumpit bambu yang ujungnya diikat dengan karet gelang.
4. Sumpit dari bahan plastik, ujungnya diikat dengan karet gelang.
5. Bahan kain untuk memegang benda panas
6. Lilin.
7. Korek api.

Langkah-langkah kegiatan:

Percobaan
  1. Bakarlah besi di atas lilin yang telah dinyalakan dengan korek api. Peganglah ujung besi dengan tanganmu. Bila kamu telah merasakan panas, segera pindahkan besi dari nyala api.
  2. Peganglah batang besi dengan menggunakan sumpit bambu.
  3. Letakkan kembali ujung besi di atas nyala lilin. Apakah yang kamu rasakan? Catatlah. Mengapa demikian?
  4. Ambil dan letakkan batang tembaga di atas nyala lilin. Bila terasa panas, pindahkan dari nyala api.
  5. Lapisilah tembaga dengan kayu pada bagian ujung yang kamu pegang.
  6. Letakkan kembali batang tembaga di atas nyala lilin. Apakah yang kamu rasakan? Mengapa demikian?
  7. Lakukanlah kegiatan yang sama. Kali ini ganti sumpit bambu dengan sumpit berbahan plastik. Catat apa yang kamu lihat dan rasakan.
  8. Ganti sumpit berbahan plastik dengan bahan kain yang biasa digunakan untuk memegang benda panas di dapur, untuk memegang besi dan tembaga yang telah dipanaskan di atas api lilin. Catat apa yang kamu lihat dan rasakan.


Jawablah pertanyaan berikut ini berdasarkan kegiatan di atas.

  1. Apakah yang terjadi pada saat kamu memegang batang besi dan tembaga dengan menggunakan sumpit yang terbuat dari bambu? Tangan tidak merasakan panas dari lilin yang mengalir melalui besi dan tembaga.
  2. Mengapa demikian? Karena sumpit bambu merupakan isolator sehingga tidak mampu menghantarkan panas.
  3. Apakah yang terjadi pada saat kamu memegang batang besi dan tembaga dengan menggunakan sumpit dari bahan plastik? Tangan tidak merasakan panas dari lilin yang merambat melalui besi atau tembaga.
  4. Mengapa demikian? Karena sumpit plastik, merupakan isolator sehingga tidak mampu menghantarkan panas.
  5. Apakah yang terjadi pada saat kamu memegang batang besi dan tembaga dengan menggunakan bahan kain? Tangan tidak merasakan panas dari lilin yang merambat melalui besi atau tembaga.
  6. Mengapa demikian? Karena kain handuk yang merupakan isolator sehingga tidak mampu menghantarkan panas.
  7. Pada percobaan di atas, bahan manakah yang berfungsi sebagai konduktor? Besi dan tembaga.
  8. Pada percobaan di atas, bahan manakah yang berfungsi sebagai isolator? Kayu, plastik, dan kain handuk.
  9. Sebutkanlah paling sedikit 3 bahan lain yang berfungsi sebagai isolator! Styrofoam, kertas, dan karet.

Tuliskanlah kesimpulan yang kamu dapatkan dari kegiatan percobaan di atas.

Tidak semua jenis bahan dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Ada bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik ada pula bahan yang sangat buruk menghantarkan panas. Bahan-bahan yang sangat baik daya hantarnya disebut konduktor sedang yang sangat buruk daya hantarnya disebut isolator.

Ayo Renungkan 

  1. Apa saja hal menarik yang kamu lihat pada kegiatan pembelajaran kali ini? 
  2. Adakah hal-hal yang ingin kamu ketahui lebih dalam? 
  3. Bagaimana usahamu untuk memenuhi rasa ingin tahumu terhadap topik pembelajaran kali ini?


SEKIAN TERIMAKASIH

Pb. 6 Hari : Jumat, 26 Januari 2024, Tematik, Tema 6 : Panas dan Perpindahannya, Subtema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar kita, Pembelajaran : 6

Hari/tanggal               :  Jumat, 26 Januari 2024

Bidang Pelajaran        :  Tematik

Tema                            :  Panas dan Perpindahannya  (Tema 6)

Sub Tema                     :  Perpindahan Kalor di Sekitar kita (Sub Tema 2)

Muatan Terpadu           :  Bahasa Indonesia, IPA, SBDP.

Pembelajaran               :  6


Assalamualaikum Wr Wb.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, kali ini melanjutkan pembelajaran terdahulu.

Sebelumnya simak terlebih dahulu video berikut !!!


A.   TUJUAN PEMBELAJARAN

1.     Dengan membuat daftar informasi penting dari tiap paragraf bacaan, siswa mampu menyajikan ringkasan teks penjelasan secara mandiri.

2.     Dengan membuat komik, siswa mampu menjelaskan tanggung jawab siswa sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari secara runtut.

3.   Dengan berlatih, siswa mampu meragakan hasil kreasi pola lantai tari daerah dengan benar sesuai ekspresi..

MATERI :

Ayo Membaca

Mengenal Tari Pendet dari Bali
Tari Pendet merupakan salah satu tari tradisonal Bali yang sangat populer. Lahirnya tari Pendet berawal dari ritual sakral Odalan di Pura yang disebut dengan mamendet atau mendet. Mendet dimulai setelah pendeta Hindu mengumandangkan mantra dan setelah pementasan Topeng Sidakarya. Tari ini dipentaskan secara berpasangan atau secara masal dengan membawa perlengkapan, berupa bokor, sesajen, dan bunga.

Pendet disepakati lahir pada tahun 1950. Tari Pendet ini masih tetap mengandung kesan sakral dan religius meskipun dipentaskan di sebuah acara yang tidak berhubungan dengan kegiatan keagamaan. Pada tahun 1961, I Wayan Beratha memodifikasi tari Pendet hingga menjadi tari Pendet yang sering kita saksikan sekarang. Beliau juga menambah penari Pendet menjadi lima orang. Setahun kemudian, I Wayan Beratha dan kawan-kawan menyajikan tarian Pendet massal yang ditarikan oleh 800 orang penari untuk ditampilkan di Jakarta dalam acara pembukaan Asian Games. Kemudian pada tahun 1967, koreografer tari Pendet Modern, I Wayan Rindi, mengajarkan dan meneruskan tarian Pendet kepada generasi muda. Selain Pendet, beliau juga mengajarkan dan melestarikan tari Bali lainnya kepada keluarganya maupun lingkungan di luar keluarganya.
Tari Pendet
Tari Pendet menceritakan tentang dewi-dewi kahyangan yang turun ke bumi. Biasanya tari Pendet ini dibawakan secara berkelompok atau berpasangan oleh remaja putri. Para penari Pendet berbusana layaknya penari upacara keagamaan. Setiap penari akan membawa sesaji berupa bokor yang di dalamnya terdapat bunga warna-warni. Pada akhir tarian, bunga ini akan ditaburkan ke tamu undangan sebagai sebuah simbol penyambutan.

Tari Pendet menggunakan pola lantai yang sangat sederhana dibandingkan pola lantai tarian bali lainnya. Tari Pendet hanya menggunakan pola lantai berbentuk huruf V, pola lantai lurus, dan pola menghadap ke samping kanan dan kiri. Seperti halnya tarian tradisional kebanyakan, pola lantai pada tari Pendet tidak memiliki makna khusus. Tidak seperti tari Bedhaya dari Yogyakarta yang memiliki makna di setiap pola lantai tariannya.

Ayo Menulis
Apa saja hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan? Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.
ParagrafHal-Hal Penting dari Bacaan
Pertama
  1. Tari Pendet salah satu tari tradisonal Bali yang sangat populer.
  2. Lahirnya tari Pendet berawal dari ritual sakral Odalan di Pura.
  3. Tari ini dipentaskan secara berpasangan atau secara masal dengan membawa perlengkapan, berupa bokor, sesajen, dan bunga.
Kedua
  1. Tari Pendet disepakati lahir pada tahun 1950.
  2. Pada tahun 1961, I Wayan Beratha memodifikasi tari Pendet menjadi yang sering kita saksikan sekarang.
  3. Setahun kemudian, I Wayan Beratha dan kawan-kawan menyajikan tarian Pendet massal.
  4. Pada tahun 1967 koreografer tari Pendet Modern, I Wayan Rindi, mengajarkan dan meneruskan tarian Pendet kepada generasi muda.
Ketiga
  1. Tari Pendet menceritakan tentang dewi-dewi kahyangan yang turun ke bumi.
  2. Para penari Pendet berbusana layaknya penari upacara keagamaan.
  3. Setiap penari membawa sesaji berupa bokor yang di dalamnya terdapat bunga yang akan ditaburkan ke tamu undangan sebagai sebuah simbol penyambutan.
Keempat
  1. Tari Pendet menggunakan pola lantai yang sangat sederhana.
  2. Tari Pendet hanya menggunakan pola lantai berbentuk huruf V, pola lantai lurus, dan pola menghadap ke samping kanan dan kiri.
  3. Pola lantai pada tari Pendet tidak memiliki makna khusus.


Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Berilah garis bawah pada kalimat-kalimat yang mengandung pokok pikiran pada setiap paragrafnya. Buatlah sebuah diagram untuk menjelaskan pemahamanmu terhadap isi bacaan di atas.

Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan dan tuliskanlah di dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak tentu mewakili satu paragraf. Berilah keterangan penghubung yang menghubungkan pokok pikiran bacaan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya pada titik-titik yang tersedia.

Tari Pendet

Tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan berdasarkan diagram di atas dalam satu paragraf berikut.

Tari Pendet merupakan salah satu tari tradisonal Bali yang sangat populer.Tarian ini lahir dari ritual sakral Odalan di Pura. Tari Pendet disepakati lahir pada tahun 1950. Pada tahun 1961, I Wayan Beratha memodifikasi tari Pendet menjadi yang sering kita saksikan sekarang. Tari Pendet menceritakan tentang dewi-dewi kahyangan yang turun ke bumi. Tari Pendet menggunakan pola lantai yang sangat sederhana yaitu pola lantai berbentuk huruf V, pola lantai lurus, dan pola menghadap ke samping kanan dan kiri.

Ayo Mencoba

Kamu mungkin dapat melihat bahwa pada tari daerah seperti tari Pendet menggunakan pola lantai tertentu pada tariannya. Pola lantai ini ada yang bermakna tertentu ada juga yang tidak. Tarian Bedhaya dari Jawa Tengah memiliki makna pada setiap pola lantai yang dibuat penari. Tetapi pada tari lainnya seperti tari Pendet, pola lantai tidak memiliki makna tertentu.

Sebelumnya, kamu telah mengubah untuk mengembangkan beberapa pola lantai pada gerakan-gerakan tari yang telah kamu pilih sebelumnya. Saat ini waktunya bagimu untuk menunjukkannya di depan teman-temanmu. Lakukan latihan sekali lagi agar gerak tarian yang kamu peragakan terlihat harmonis. Tunjukkan pola lantai apa saja yang kamu gunakan pada tarian tersebut.

Peragakanlah dengan sungguh-sungguh gerakan tari yang telah kamu pelajari di depan teman-temanmu. Berikan perhatian dan tanggapan kepada temanmu dari kelompok lain, pada saat mereka memeragakannya di depan kelas sebagai cara untuk mendukung usaha mereka.

Setiap kegiatan yang kita lakukan pasti melibatkan hak dan kewajiban. Baik hak dan kewajiban kita maupun orang lain. Baik yang berhubungan langsung dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. Pada saat kamu mempresentasikan sesuatu, kamu mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan dengan baik sehingga kamu berhak mendapatkan kepuasan atas usahamu.

Pada saat orang lain melakukan presentasi, kamu mempunyai kewajiban untuk memberikan kesempatan dan menghargai usahanya dengan memberikan perhatian dan tidak menertawakannya. Kewajiban yang kamu lakukan itu untuk membantu temanmu mendapatkan kesempatan presentasi dengan baik, sebagai haknya.

Ayo Berlatih
Dalam kehidupan sehari-hari, tentu banyak peristiwa yang melibatkan hak dan kewajibanmu sebagai seorang siswa maupun sebagai seorang anak. Lakukanlah kegiatan berikut ini untuk menggambarkan peristiwa kehidupan sehari-hari yang melibatkan hak dan kewajibanmu.
  1. Pikirkanlah sebuah peristiwa yang terjadi pada hari ini atau sehari sebelumnya.
  2. Ingatlah dan catatlah peristiwa yang menurutmu melibatkan hakmu dan kewajibanmu.
  3. Tuliskan hasil identifikasimu ke dalam sebuah tulisan pendek. Jelaskan juga hak dan kewajiban yang terjadi pada peristiwa tersebut. Kamu dapat menggunakan contoh peristiwa siswa melakukan presentasi di depan kelas yang diuraikan di atas.
  4. Gambarkanlah peristiwa pendek tersebut dalam bentuk komik. Gunakan contoh di bawah ini sebagai bantuan.
  5. Gambarkan peristiwa tersebut dengan jelas. Tuliskan dialog di dalam gelembung pikiran dengan kalimat yang baik dan sederhana.
  6. Gunakan pensil warna atau spidol untuk membuatnya menarik.
  7. Pajang hasil karyamu di dinding kelas.
Komik Kewajiban dan Hak
Hak anak di rumah adalah mendapatkan pendidikan dan pengajaran, sedangkan kewajiban anak adalah belajar dengan tekun

Kesimpulan apa yang kamu dapatkan tentang penerapan hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat yang kamu alami?
Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak sekaligus berkewajiban untuk belajar dengan tekun

Ayo Renungkan
  1. Apa saja nilai-nilai yang perlu dikembangkan pada saat kamu melakukan kerja sama dengan teman-temanmu?
  2. Apa saja nilai dan sikap yang diperlukan ketika kamu mendengarkan presentasi teman-temanmu?
  3. Bagaimana nilai-nilai itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Adakah kesulitan yang kamu hadapi untuk melakukannya?

Kerja Sama dengan Orang Tua

Janjiku

Tuliskanlah beberapa hak dan kewajiban yang kamu miliki di rumahmu. Buatlah sebuah janji pada sebuah kartu dan tuliskan dengan rapi. Tunjukkan kepada orang tuamu. Mintalah nasihat mereka bagaimana kamu dapat melakukan kewajibanmu dengan baik.


SEKIAN TERIMAKASIH

Pb. 5 Kelas 5B Rabu 22 Mei 2024 Tema 9 Subtema 3 Pembelajaran 5

Tema 9                       : Benda Benda Di Sekitar Kita Subtema 3                 :  Manusia dan Benda di Lingkungannya Pembelajaran     ...